Manajemen
Universitas Muhammadiyah Malang
Manajemen
Universitas Muhammadiyah Malang

Laboratorium Sebagai Sarana Pendukung Pembelajaran Mahasiswa

Author : Administrator | Kamis, 01 Desember 2011 15:04 WIB
Berita UMM
Praktikum Manajemen                                                                                                Outbond Mahasiswa

     Laboratorium Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) merupakan salah satu bagian dari sarana untuk mendukung proses pengajaran dalam  perkuliahan pada Jurusan Manajemen.  Laboratorium Manajemen ini telah berdiri sejak tahun 1998 yang di prakarsai oleh Drs. Mursidi, MM dan Drs. R.D. Jatmiko, MM. Selama 13 tahun berdiri  Laboratorium Manajemen telah mengalami empat kali pergantian kepala :

  1.  Tahun 1996–1999         : Dra. Aniek Rumijati, MM
  2.  Tahun 1999 – 2004       : Drs. Noor Azis, MM
  3.  Tahun 2004 – 2005       : Dra. Nurul Asfiyah
  4.  Tahun 2004 – sekarang  : Dra Sri Nastiti Andharini, MM

            Terdapat tiga ruangan laboratorium manajemen dengan fungsi yang berbeda. Laboratorium satu dan dua berfungsi sebagai tempat pratikum keseluruhan, ruang sidang, dan ruang seminar,  sedangkan  laboratorium tiga berfungsi sebagai tempat aplikasi computer  dan analisis data dengan dilengkapi alat peraga yang lengkap.
            Ketiga laboratorium tersebut dilengkapi dengan komputer, alat peraga, LCD proyektor, Wifi, TV Plasma, Handycam, dan Ruang ber-AC. Dalam satu semester terdapat dua kali pratikum yaitu pada saat  menjelang UTS dan UAS.
Pada semester Ganjil 2011 ini, pada periode sebelum UTS terdapat 3 kegiatan praktikum, yaitu praktikum Pengantar Manajemen untuk Angkatan 2010, praktikum Manajemen Pemasaran II dan Praktikum Manajemen Keuangan II untuk mahasiswa Angkatan 2009.
             Sedangkan setelah UTS terdapat 2 macam kegiatan praktikum, yaitu : Praktikum Manajemen Sumber Daya Manusia untuk Angkatan 2010 dan Praktikum Manajemen Operasional 2 untuk angkatan 2009.
Keseluruhan ruang laboratorium yang didukung dengan teknologi modern ini bertujuan agar mahasiswa dapat belajar mempraktekkan teori yang didapat sesuai dengan perkembangan tekhnologi serta melatih mahasiswa untuk memahami kondisi praktek lapangan dari materi mata kuliah. Metode pembelajaran yang digunakan bervariasi, yaitu : Experiental learning, Simulasi, Case Study, Survey maupun Role Playing disesuaikan dengan materi yang dibahas (Chandra)


 

 

Shared:

Komentar

Tambahkan Komentar


characters left

CAPTCHA Image