Mahasiswi Prodi Manajemen dalam Ajang Esports PUBG MOBILE Campus Ambassador Indonesia 2020

Pada era saat ini dunia gaming sudah berganti menjadi suatu ajang yang memiliki potensi yang cukup baik dan juga lebih kompetitif berkat adanya eSports. Esports sendiri adalah olahraga elektronik yang bersifat kompetisi serta dimainkan secara profesional. Dengan adanya esports dapat mematahkan stigma terkait game yang tidak memiliki manfaat bahkan sebagian orang beranggapan negative. Banyak orang tua yang melarang anak-anak mereka untuk bermain game sebab dapat menghambat sekolah, tetapi saat ini tidak sedikit orang tua yang mulai membuka mata terkait game.Esports telah masuk dalam Asian Games sejak 2018, banyak game yang di kompetisikan di sana. Saat ini game yang paling banyak di gemari oleh banyak orang adalah salah satunya game PUBG yang mana game PUBG ini pertama kali dirilis oleh Microsoft Windows dengan program akses early beta Steam pada Maret 2017. Awalnya PUBG dibuat hanya khusus di PC atau komputer saja, karena minat yang melambung tinggi maka PUBG mengeluarkan PUBG Mobile yang dapat di akses menggunakan handpone jadi lebih mudah dan praktis dapat bermain di mana saja dan kapan saja. PUBG juga ingin memperkenalkan game tidak hanya dapat dimainkan oleh kaum adam saja tetapi kaum hawapun juga dapat memainkan game ini, salah satu ajang yang menarik dan juga berkompetitif dengan membaur kepada kalangan muda dan masuk pada dunia pendidikan PUBG mengadakan event bernama PUBG Mobiel Campus Championship Indonesia 2020 (PMCC) untuk seluruh mahasiswa di Indonesia. Salah satu mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang telah turut serta dalam event ini yaitu bernama Gheazella Ramadhianti Ridwan yang telah berhasil masuk kedalam 16 besar PMCC Ambassador yang diselenggarakan oleh PUBG Indonesia dilakukan secara daring pada 19-23 November 2020. Ghea sapaan akrabnya menyampaikan bahwa “Saya membawa nama kampus Universitas Muhammadiyah Malang sebagai Campus Ambassador 2020 yang berhasil lolos kedalam 16 besar setelah melewati 2 babak. Kompetisi ini diikuti oleh 197 mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia, dipilih hanya 32 dan selanjutnya terpilih menjadi 16 besar”,ungkapnya mahasiswi berparas cantik tersebut.(*/npl)
Tingkatkan Jumlah Asesor di Prodi Manajemen , Dosen Manajemen Mengikuti Pelatihan Asesor dan Asesment Calon Asesor

Asesor kompetensi (Askom) merupakan sumber daya manusia institusi yang telah memiliki lisensi atau sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sehingga berwenang melakukan asesmen terhadap para asesi. Pelatihan menjadi Askom perlu diikuti para pendidik (guru, dosen), pelatih (trainer), dan praktisi yang melakukan kegiatan pendidikan dan pelatihan sesuai dengan bidangnya.Terkait dengan hal itu dosen Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang mengikuti pelatihan asesor dan Asesment Calon Asesor. Pelatihan yang diselenggarakan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi Universitas Muhammadiyah Malang ini digelar mulai tanggal 24-28 November 2020. Bertempat di Gedung Kuliah Bersama IV lantai 4 semua dosen Manajemen mengikuti pelatihan dengan antusias hingga pelaksanaan asesment calon asesor pada hari terakhir kegiatan. Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala BNSP pada hari pertama kegiatan pelatihan yaitu Bapak Kunjung Masehat. Beliau menyampaikan harapan besar dari kegiatan ini adalah “Bertambahnya jumlah asesor maka akan menambah jumlah tanggung jawab yang besar dalam uji kompetensi”. Pemateri pelatihan ini merupakan master asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi. BNSP merupakan badan independen yang bertanggung jawab kepada Presiden Republik Indonesia dengan kewenangan sebagai otoritas sertifikasi personel dan bertugas melaksanakan sertifikasi kompetensi profesi bagi tenaga kerja. BNSP menjadi badan yang berwenang mengesahkan Lembaga Sertifikasi Profesi. Seluruh dosen yang mengikuti kegiatan ini akan menambah jumlah asesor yang ada di Universitas Muhammadiyah Malang. Menjalankan amanah sebagai asesor kompetensi bukanlah tugas yang ringan dan mudah. Tanggung jawab besar ada di tangan seorang asesor saat seorang peserta uji kompetensi dinyatakan benar-benar kompeten dan menguasai bidang yang diujikan. Untuk itu seorang asesor harus benar-benar memahami rangkaian proses panjang sebuah uji kompetensi, mulai dari merencanakan aktivitas dan proses asesmen, melaksanakan asesmen hingga memberikan kontribusi dalam validasi asesmen.(*/npl)
Gheazella Ramadhianti Ridwan 16 besar PMCC Ambassador 2020

Indonesia patut bangga karna Indonesia berhasil menjadi juara di ajang turnamen PUBG Mobil Pro League (PMPL) SEA Finals Season 2 yang mempertandingkan 16 tim Asia Tenggara. Bigetron Red Aliens atau biasa di singkat BTR ini menajdi tim ptofesional esports asal Indonesia yang menjadi juara. Saat ini tim BTR akan bertanding ketingkat yang lebih tinggi yaitu tingkat dunia. Turnamen ini dinamankan PUBG Mobiel Global Championship Season Zero (PMGC Season Zero) akan akan mempertandingkan tim dari seluruh belahan dunia termasuk Turki, Amerika Serikat, Brasil, Korea Selatan, Jepang dan masih banyak lagi. Banyak gelar yang telah BTR koleksi dari turnamen PUBG, tidak hanya cowok saja yang dapat bermain game ini. Tetapi cewek juga bisa bermain game ini, sudah banyak bermunculan proplayer cewek yang memiliki kemampuan yang tak kalah epic dengan pemain cowok. PUBG mengadakan event bernama PUBG Mobiel Campus Championship Indonesia 2020 (PMCC) untuk seluruh mahasiswa di Indonesia. Salah satu mahasiswa Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang telah turut serta dalam event ini yaitu bernama Gheazella Ramadhianti Ridwan yang telah berhasil masuk kedalam 16 besar PMCC Ambassador yang diselenggarakan oleh PUBG Indonesia dilakukan secara daring pada 19-23 November 2020. Gheazella membawa nama kampus Universitas Muhammadiyah Malang sebagai Campus Ambassador 2020 yang berhasil lolos kedalam 16 besar setelah melewati 2 babak. Kompetisi ini diikuti oleh 197 mahasiswi dari berbagai perguruan tinggi yang ada di Indonesia, dipilih hanya 32 dan selanjutnya terpilih menajadi 16 besar. Penilaian dilakukan secara profesional dari PUBG Indonesia untuk dapat menghasilakn pemenang yang kompetitif dan mampu membawa nama PUBG agar dapat dikenal dengan baik oleh masyarakat kampus maupun masyarakat luar. “Menurut saya pesaing sangat berat-berat, saya hampir saja menyerah karna saya pikir saya tidak akan mampu untuk bertanding dengan mereka” ungkap Ghea. Juara 1 diraih oleh ITB sedangkan juara 2 diraih oleh Universitas Gunadarma, lanjut ghea dalam mengakhiri wawancara via Whatssap pada Sabtu (28/11).(*/npl).