Lanjutkan Kelas CoE, Manajer Marketing JTP Group Kembali Mengajar di Manajemen UMM

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB-UMM) kembali melanjutkan rangkaian program Center of Excellence (CoE) Tourism and Hospitality. Memasuki pertemuan kedua pada Jumat (17/4/2026), antusiasme mahasiswa tetap tinggi untuk menyerap ilmu praktis dari pakar industri. Kegiatan ini kembali dilaksanakan di tempat dan ruang yang sama dengan pertemuan sebelumnya, yakni Ruang Diskusi Prodi Manajemen. Konsistensi tempat ini bertujuan untuk menjaga suasana belajar yang intensif dan interaktif antara mahasiswa dan pemateri. Masih menghadirkan Titiek S. Ariyanto, Manajer Marketing Jatim Park (JTP) Group, sebagai instruktur utama, pertemuan kali ini berfokus pada pembahasan yang lebih teknis. Jika pada pertemuan pertama mahasiswa diberikan gambaran umum, kali ini Titiek mengajak mahasiswa membedah studi kasus nyata mengenai tantangan pemasaran destinasi wisata di tengah persaingan global. “Pemasaran bukan hanya soal promosi, tapi bagaimana menciptakan ‘brand loyalty’ sehingga pengunjung mau kembali lagi. Di JTP Group, inovasi produk dan kepuasan pelanggan adalah kunci,” jelas Titiek di hadapan para peserta kelas CoE.     Program CoE Manajemen UMM memang dirancang untuk menghapus batasan antara teori akademis dan kebutuhan industri. Kehadiran Titiek S. Ariyanto yang memiliki pengalaman panjang di grup wisata terbesar di Jawa Timur ini menjadi modal berharga bagi mahasiswa. Selain kelas Tourism and Hospitality, Prodi Manajemen juga terus menjalankan kelas Supply Chain Management (SCM) secara paralel, sebagai bagian dari upaya mencetak lulusan dengan keahlian spesifik yang siap pakai di dunia kerja. Melalui pertemuan rutin seperti ini, mahasiswa diharapkan tidak hanya siap secara mental tetapi juga memiliki jejaring (networking) yang kuat dengan para praktisi. Setelah sesi materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab yang berlangsung dinamis, di mana mahasiswa berkonsultasi langsung mengenai tren pariwisata masa kini.