Perkuat Jejaring Pendidikan, Prodi Manajemen UMM Kunjungi SMK Muhammadiyah 3 Singosari

Pada Kamis, 30 April 2026, Tim Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali melanjutkan rangkaian kunjungan ke sekolah menengah kejuruan dengan mengunjungi SMK Muhammadiyah 3 Singosari, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Tim yang hadir terdiri dari Dr. R. Iqbal Robbie, M.M selaku Ketua Program Studi Manajemen, Kenny Roz, S.Kom., M.M selaku Sekretaris Program Studi, serta Ainur Rifqi Almahdani Rahmat, S.M., M.M dari tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Kunjungan ini bertujuan untuk menjalin audiensi sekaligus memperkenalkan peluang melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi. SMK Muhammadiyah 3 Singosari dikenal sebagai salah satu institusi pendidikan yang berkomitmen dalam mencetak lulusan yang kompeten, berkarakter, dan siap menghadapi dunia kerja. Dalam suasana diskusi yang hangat dan interaktif, kedua pihak membahas pentingnya kesinambungan pendidikan serta peluang kerja sama di masa mendatang. Dalam kesempatan tersebut, Tim Prodi Manajemen UMM memaparkan profil program studi yang dirancang untuk menjawab tantangan dunia bisnis modern. Prodi Manajemen UMM memiliki empat konsentrasi unggulan, yaitu Manajemen Keuangan, Manajemen Operasi, Manajemen Sumber Daya Manusia, dan Manajemen Pemasaran. Kurikulum yang diterapkan menekankan keseimbangan antara teori dan praktik, sehingga mahasiswa memiliki kesiapan yang lebih matang dalam menghadapi dunia kerja maupun wirausaha. Selain itu, Prodi Manajemen UMM juga didukung oleh Center of Excellence (CoE) yang menjadi keunggulan kompetitif, di antaranya Tourism and Hospitality serta Supply Chain Management. Keberadaan CoE ini memberikan pengalaman belajar berbasis praktik industri serta membuka peluang pengembangan karier yang lebih luas bagi mahasiswa. Melalui kegiatan ini, diharapkan terjalin sinergi yang berkelanjutan antara Prodi Manajemen UMM dan SMK Muhammadiyah 3 Singosari, sekaligus meningkatkan minat siswa untuk melanjutkan studi ke perguruan tinggi, khususnya di Prodi Manajemen UMM.

Dari Korea ke Polandia: Kiprah Global Yeyen Pratika, Ph.D. dalam Program Erasmus+

Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali membuktikan kualitasnya di kancah internasional melalui prestasi salah satu dosen mudanya, Yeyen Pratika, S.E., M.B.A., Ph.D. Sekretaris Prodi Manajemen UMM ini baru saja menyelesaikan program Erasmus+ International Credit Mobility (ICM) KA 171 Project Teaching Mobility di WSB Merito University Poznan, Polandia, yang berlangsung pada 13 hingga 17 April 2026. Kehadiran Yeyen di Polandia bukan hanya sekadar menjalankan misi pengajaran, tetapi juga menjadi representasi nyata dari standar global yang dimiliki oleh tenaga pendidik di UMM. Yeyen memang dikenal memiliki rekam jejak akademik yang mumpuni. Sebagai alumni SMA Muhammadiyah 1 Yogyakarta, Yeyen menempuh pendidikan tinggi secara linier di kampus-kampus ternama, mulai dari gelar sarjana di Universitas Islam Indonesia (UII), gelar master di Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga puncaknya meraih gelar Doktor (S3) dari Ewha Womans University, Korea Selatan, pada tahun 2025 lalu. Menariknya, meski sedang berada di benua Eropa untuk menjalankan program Erasmus+, dedikasi Yeyen terhadap pengembangan akademik di lingkup Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) tidak luntur. Pada 14 April 2026, ia dijadwalkan mengikuti agenda Colloquium Doktoral. Meski berhalangan hadir secara fisik karena padatnya jadwal di Polandia, ia tetap menyampaikan materi presentasinya melalui video yang telah dipersiapkan dengan sangat matang. Hal ini menunjukkan profesionalisme tingkat tinggi sekaligus pemanfaatan teknologi yang menjadi ciri khas dosen Manajemen UMM. Baginya, jarak geografis bukan lagi penghalang untuk terus berkontribusi dalam diskusi ilmiah di tanah air. Wawasan Global untuk Mahasiswa Program Erasmus+ yang diikuti Yeyen merupakan bagian dari strategi besar internasionalisasi UMM. Di WSB Merito University, ia berkesempatan bertukar perspektif mengenai dinamika manajemen di pasar global. Pengalaman ini dipastikan akan dibawa pulang ke ruang kelas di UMM untuk memperkaya wawasan mahasiswa. “Teaching Mobility Erasmus+ bukan sekadar perjalanan mengajar, tetapi juga ruang untuk belajar, bertukar perspektif, dan merasakan langsung indahnya cross-culture dalam dunia akademik,” ungkap Yeyen saat memberikan keterangan mengenai pengalamannya.         Prestasi yang diraih oleh Sekretaris Prodi ini menjadi bukti kuat bahwa Manajemen UMM memiliki kualitas tenaga pengajar yang diakui dunia. Hal ini menjadi “nilai jual” utama bagi calon mahasiswa baru (PMB) yang ingin memiliki karier di level global. Dengan didampingi oleh dosen-dosen lulusan universitas terbaik dari dalam dan luar negeri (seperti Korea Selatan dan Eropa), mahasiswa Manajemen UMM akan dipersiapkan menjadi pemimpin masa depan yang berwawasan luas. Bagi lulusan SMA/SMK yang ingin merasakan kurikulum berstandar internasional dan memiliki peluang untuk mengikuti program pertukaran pelajar ke luar negeri, Program Studi Manajemen UMM adalah pilihan yang paling tepat. Kami tidak hanya mencetak lulusan yang menguasai teori, tetapi juga praktisi yang memiliki jejaring dan mentalitas global. Ayo bergabung dengan Program Studi Manajemen UMM dan raih masa depan internasionalmu!

Jadi Destinasi Studi Banding, Prodi Manajemen UMM Paparkan Strategi Karir Masa Depan di Hadapan Siswa SMA Islam Al Azhar 14 Semarang

Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) menerima kunjungan edukasi dari rombongan SMA Islam Al Azhar 14 Semarang pada Rabu, 27 Februari 2026. Sebanyak 150 siswa dan guru pendamping disambut hangat di Auditorium GKB 4 UMM yang berlokasi strategis di kompleks Rumah Sakit UMM.         Acara penyambutan ini dihadiri oleh jajaran Dekanat FEB UMM, perwakilan program studi, serta tim Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB). Turut hadir menyambut rombongan dari Pedalangan, Banyumanik, Semarang tersebut adalah Ibu Viajeng Purnama Putri, S.E., M.M., selaku perwakilan tim PMB Program Studi Manajemen UMM. Pertemuan yang berlangsung penuh kekeluargaan ini diawali dengan sambutan dari pihak Dekanat FEB UMM yang memaparkan gambaran umum kehidupan akademik di Kampus Putih. Dalam sambutannya, pihak dekanat memperkenalkan tiga jurusan unggulan di FEB, di mana salah satunya adalah Program Studi Manajemen yang memegang predikat sebagai prodi tertua sekaligus salah satu pilar utama di FEB UMM. Ketua rombongan SMA Islam Al Azhar 14 Semarang juga menyampaikan maksud dan tujuan kunjungan ini, yakni untuk mempererat silaturahmi serta memberikan wawasan langsung kepada para siswa mengenai lingkungan pendidikan tinggi yang berkualitas di luar Jawa Tengah. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi presentasi mendalam dan tanya jawab yang interaktif antara siswa dan pihak universitas. Dalam sesi khusus PMB, Ibu Viajeng Purnama Putri memberikan paparan komprehensif mengenai keunggulan Program Studi Manajemen UMM yang kini telah terakreditasi Unggul dan mendapatkan pengakuan internasional dari FIBAA. Empat Konsentrasi Strategis Prodi Manajemen UMM dirancang untuk mencetak manajer dan technopreneur masa depan melalui empat konsentrasi utama yang relevan dengan kebutuhan industri: Manajemen Keuangan: Fokus pada pengelolaan aset dan investasi cerdas. Manajemen Pemasaran: Mempelajari strategi branding dan penetrasi pasar global. Manajemen Operasi: Menitikberatkan pada efisiensi proses bisnis dan produksi. Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM): Mengasah kemampuan kepemimpinan dan pengelolaan potensi talenta. Inovasi Pembelajaran melalui Center of Excellence (CoE) Salah satu magnet utama dari prodi ini adalah adanya program Center of Excellence (CoE), yakni CoE Tourism and Hospitality serta CoE Supply Chain Management. Program ini memberikan jaminan kompetensi spesifik bagi mahasiswa melalui kerjasama langsung dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI), yang memungkinkan mahasiswa belajar langsung dari praktisi profesional. Prestasi dan Kualitas Mahasiswa Ibu Viajeng juga menekankan bahwa mahasiswa Manajemen UMM aktif mengukir prestasi, baik di bidang akademik seperti kompetisi bisnis internasional, maupun bidang non-akademik di tingkat nasional. “Kami tidak hanya mencetak lulusan yang cerdas secara teori, tetapi juga tangguh secara mental dan memiliki skill praktis yang siap pakai di dunia kerja,” pungkasnya di hadapan para siswa Al Azhar. Kunjungan ini ditutup dengan tukar menukar cinderamata dan foto bersama, menandai kuatnya sinergi antara lembaga pendidikan menengah dan tinggi dalam mencetak generasi emas Indonesia.