Kuliah Jalan, Cuan Jalan! Tips Strategis Bangun Aset Finansial Sejak Jadi Mahasiswa

TIPS & EDUKASI. Kuliah bukan lagi sekadar rutinitas mengejar Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) yang tinggi. Di era modern ini, bangku perkuliahan justru menjadi momentum emas bagi mahasiswa untuk mulai membangun masa depan finansial yang mandiri. Hal ini ditegaskan oleh Ory Wiranudirja, Dosen Manajemen sekaligus Pembina Kelompok Studi Pasar Modal (KSPM) Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Menurutnya, mahasiswa sering kali keliru dengan berpikir bahwa investasi hanya bisa dilakukan oleh orang yang sudah mapan. “Investasi tidak harus menunggu kaya. Justru masa-masa menjadi mahasiswa adalah fase terbaik untuk mulai belajar mengelola uang dengan benar,” ujar Pak Ory. Beliau menambahkan bahwa pemahaman tentang investasi bukan sekadar hafalan untuk lulus ujian, melainkan bekal nyata untuk menghadapi masa depan. “Mahasiswa Manajemen harus paham cara uang bekerja. Skill investasi itu sama dengan skill mencari peluang cuan,” tegasnya. 4 Tips Memulai Langkah Investasi ala Pak Ory Bagi mahasiswa yang ingin mulai terjun ke dunia investasi tanpa mengganggu fokus kuliah, Pak Ory membagikan empat tips strategis yang bisa langsung dipraktikkan: Mulai dari Kecil: Tidak perlu modal jutaan rupiah. Saat ini, banyak instrumen investasi yang bisa dimulai dengan nominal yang sangat terjangkau bagi kantong mahasiswa. Belajar dari Sekarang: Manfaatkan waktu luang di masa kuliah untuk memahami dinamika pasar, profil risiko, dan jenis-jenis instrumen keuangan. Bangun Aset Sejak Mahasiswa: Menunda investasi sama dengan menunda kebebasan finansial. Memulai lebih awal memberikan keuntungan dari efek compounding interest (bunga berbunga) yang lebih maksimal di masa depan. Praktikkan Teori di Kelas: Jangan biarkan ilmu menguap begitu saja. Manfaatkan dan praktikkan langsung materi dari mata kuliah seperti Manajemen Keuangan (MK), Teori Portofolio dan Analisis Investasi (TPAI), Digital Business, serta Entrepreneurship yang diajarkan di kelas. Menyelaraskan Passion Melalui Konsentrasi Studi Manajemen Menariknya, dunia investasi dan pengelolaan uang ini hanyalah satu dari sekian banyak pintu peluang yang dibuka oleh Program Studi Manajemen. Di Prodi Manajemen, mahasiswa dibekali dengan kurikulum adaptif yang dirancang untuk menjawab tantangan industri masa kini. Bagi mahasiswa yang ingin mendalami seni mengelola uang dan pasar modal seperti yang disarankan Pak Ory, konsentrasi Manajemen Keuangan adalah pilihan yang tepat. Namun, jika Anda lebih tertarik pada strategi menggerakkan roda bisnis, mengelola manusia, atau memenangkan pasar, Prodi Manajemen juga menyediakan tiga konsentrasi unggulan lainnya: Manajemen SDM: Fokus pada pengembangan potensi manusia dan kepemimpinan dalam organisasi. Manajemen Operasi: Belajar merancang strategi produksi dan efisiensi sistem yang menjadi jantung sebuah perusahaan. Manajemen Pemasaran: Menguasai seni membaca tren, psikologi konsumen, dan memenangkan persaingan bisnis di era digital. Ambil Langkah Pertamamu Sekarang! Kuliah investasi hari ini, raih financial freedom esok hari. Menjadi investor muda sejak berstatus mahasiswa bukan lagi hal yang mustahil, melainkan sebuah kebutuhan untuk bertahan di era kompetitif. Di Program Studi Manajemen, kami tidak hanya mengajari Anda teori di atas kertas, tetapi juga memfasilitasi Anda untuk langsung mempraktikkannya di dunia nyata—baik lewat laboratorium bisnis, komunitas seperti KSPM, hingga bimbingan langsung dari para dosen tepercaya. Tertarik untuk menguasai skill pemburu cuan sekaligus menjadi pemimpin masa depan? Mari bergabung bersama keluarga besar Program Studi Manajemen. Di sini, kita belajar bersama bagaimana mengubah peluang menjadi aset nyata. [Klik di sini untuk informasi pendaftaran dan mulailah perjalanan suksesmu sekarang juga!]

Interaktif dan Bertabur Hadiah, Penutupan Sharing Session Yudisium FEB UMM Tinggalkan Kesan Mendalam bagi Lulusan

Rangkaian acara sharing session dalam Yudisium FEB UMM Periode II Tahun 2026 ditutup dengan penuh kemeriahan dan antusiasme tinggi dari para peserta. Memasuki bagian akhir sesi, alumni prodi manajemen Triani Aprianawati, S.E. membuka ruang tanya jawab interaktif serta memberikan tantangan tugas langsung bagi para calon wisudawan. Suasana Aula BAU UMM mendadak riuh ketika para mahasiswa berebut untuk memberikan pertanyaan kritis seputar strategi mempertahankan bisnis di tengah gempuran pajak marketplace dan ancaman sepi orderan yang sempat disinggung pemateri. Sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi aktif tersebut, Triani memberikan berbagai hadiah menarik langsung di atas panggung kepada para mahasiswa yang berani bertanya maupun mereka yang berhasil menyelesaikan tugas analisis instan yang diberikan selama sesi berlangsung. Melalui penyerahan hadiah ini, Triani menitipkan pesan pemungkas yang sangat menyentuh: “Tidak apa-apa jika saat ini kalian masih bingung, belum tahu passion, atau belum langsung sukses setelah lulus. Yang terpenting adalah kalian harus terus mau belajar, mau mencoba, mau bergerak, dan jangan pernah gengsi.” Sesi yang berlangsung hangat ini membuktikan bagaimana ikatan kekeluargaan antar-alumni dan mahasiswa di lingkungan FEB UMM, khususnya Program Studi Manajemen, terjalin begitu erat. Atmosfer akademik yang positif, interaktif, dan penuh apresiasi seperti inilah yang selalu dijaga oleh Prodi Manajemen UMM untuk mendukung perkembangan mahasiswanya. Bagi Anda yang ingin bertumbuh dalam ekosistem kampus yang dinamis dan memiliki jaringan alumni yang solid di seluruh Indonesia, mari daftarkan diri Anda segera di Program Studi Manajemen UMM melalui laman resmi PMB UMM dan mulailah langkah sukses Anda hari ini!

Kisah Jatuh Bangun Triani Aprianawati: Lulusan Manajemen UMM yang Sukses Nahkodai Kebaya Nusantara dan Mangkasari Audio

Perjalanan menuju puncak kesuksesan tidak pernah instan. Hal itulah yang ditegaskan oleh Triani Aprianawati, S.E., alumni Prodi Manajemen FEB UMM angkatan 2003, saat mengisi sharing session Yudisium Periode II 2026. Di hadapan puluhan calon wisudawan, Owner dari “Kebaya Nusantara” dan persewaan sound system ternama “Mangkasari Audio” ini membeberkan realita dunia kerja setelah lulus. Triani menceritakan bahwa setelah menyandang gelar Sarjana Ekonomi, ia tidak langsung menjadi pengusaha besar. Ia sempat melewati fase “serabutan” dengan berjualan semangka, jerami, telur, bahan material pasir, hingga bergabung dalam bisnis MLM. Dari pengalaman MLM, ia belajar mengenai kemampuan public speaking dan pentingnya networking, sementara dari jualan serabutan ia melatih ketahanan mentalnya. Titik balik kariernya dimulai pada tahun 2016 saat ia merintis galeri “Kebaya Nusantara”. Sempat berhenti beroperasi akibat tantangan pasar pada kurun waktu 2018–2021, Triani bangkit kembali di tahun 2022 dengan fokus memproduksi kebaya pengantin modern yang kini menjadi langganan para MUA di Indonesia. Tak hanya itu, ketajaman bisnisnya kembali teruji ketika ia melihat tingginya loyalitas komunitas kebudayaan lokal, yang menginspirasinya untuk mendirikan usaha persewaan sound system “Mangkasari Audio” pada tahun 2018 sebagai media branding yang masif.     “Bisnis bukan hanya soal produk, melainkan bagaimana kita membangun kualitas, konsistensi, dan rasa percaya pelanggan,” ungkap Triani. Kemampuan analisis strategis seperti yang diterapkan Triani merupakan buah dari kurikulum adaptif yang diajarkan di Prodi Manajemen UMM. Di sini, mahasiswa dibekali ilmu manajemen komprehensif agar mampu membaca dinamika pasar global. Kesempatan emas untuk menguasai keterampilan manajemen strategis ini terbuka lebar bagi Anda melalui jalur seleksi PMB UMM yang tengah dibuka saat ini.

Awali Rangkaian Yudisium II 2026, Sharing Session menghadirkan alumni Prodi Manajemen

Membekali para calon wisudawan sebelum resmi terjun ke masyarakat, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) menggelar sesi sharing session yang penuh motivasi pada upacara Yudisium Periode II Tahun 2026. Acara yang berlangsung di Aula BAU UMM ini menghadirkan sosok alumni inspiratif dari Program Studi Manajemen angkatan 2003, Triani Aprianawati, S.E.. Dalam sesi yang dipandu interaktif tersebut, Triani membagikan kisah masa lalunya yang dinamis semasa berkuliah di Kampus Putih UMM. Ia mengaku bahwa dirinya bukanlah mahasiswa dengan IPK pencakar langit atau aktivis organisasi yang menonjol. Namun, kedisiplinan serta mentalitas pantang menyerah dibentuk lewat keaktifannya menghadiri kelas dan keberaniannya mencari pengalaman hidup sejak dini. “Saat kuliah dulu, saya tidak gengsi untuk jualan door to door, membuka jasa titip (jastip), hingga menyewakan sepeda motor,” kenang Triani di hadapan para peserta yudisium. Pengalaman-pengalaman lapangan inilah yang mengasah kemampuan komunikasinya, melatih mental menghadapi penolakan, serta menumbuhkan kepekaan dalam membaca kebutuhan pasar.     Model pembelajaran di Prodi Manajemen UMM memang sejak lama didesain untuk menyeimbangkan teori akademik dan praktik nyata. Melalui lingkungan kampus yang suportif, para mahasiswa didorong untuk jeli melihat peluang bisnis sejak bangku kuliah. Bagi generasi muda yang ingin mengasah kepekaan bisnis sekaligus memiliki mentalitas wirausaha yang kuat seperti Triani, bergabung menjadi bagian dari Program Studi Manajemen UMM melalui Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) tahun ini adalah langkah awal yang sangat tepat untuk merajut masa depan.

Harumkan Nama SMAN 1 Sumberpucung, Rizky Novitasari Puncaki Lulusan Terbaik Manajemen pada Yudisium FEB Periode 2 tahun 2026

Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB UMM) sukses menggelar upacara Yudisium Periode II Tahun 2026 pada Rabu (20/5/2026). Bertempat di Aula BAU UMM, acara yang berlangsung khidmat sejak pukul 07.00 hingga 12.00 WIB ini melepas sebanyak 136 peserta yudisium. Secara rinci, para peserta berasal dari tiga program studi, yaitu Prodi Akuntansi sebanyak 18 lulusan, Ekonomi Pembangunan sebanyak 38 lulusan, dan Prodi Manajemen yang mendominasi dengan meluluskan 80 mahasiswa. Pada periode ini, atmosfer prestasi begitu kental terasa di lingkup Program Studi Manajemen berkat capaian IPK yang sangat kompetitif dari para lulusan terbaiknya. Di antara puluhan lulusan, nama Rizky Novitasari mencuat sebagai lulusan terbaik di tingkat Program Studi Manajemen. Mahasiswi angkatan 2022 kelahiran Malang tahun 2003 ini berhasil menyelesaikan studinya dengan raihan IPK luar biasa, yaitu 3,93. Alumni SMA Negeri 1 Sumberpucung, Kabupaten Malang ini sukses mempertahankan skripsi mendalamnya yang berjudul: “Pengaruh Struktur Modal terhadap Nilai Perusahaan dengan Profitabilitas dan Kebijakan Dividen sebagai Variabel Mediasi (Studi pada Perusahaan Sektor Manufaktur Periode 2021-2024)”. Keberhasilan Rizky tidak lepas dari bimbingan intensif tim dosen pakar FEB UMM, yakni Drs. Warsono, M.M. dan Dr. Dewi Nurjannah, M.M., serta dukungan penuh dari dosen penguji Dr. Erna Retno Rahadjeng, M.M. dan Dr. Rizki Febriani, M.M. Menguntit ketat di posisi kedua dan ketiga sebagai lulusan terbaik Prodi Manajemen, terdapat nama Abyan Abdul Aziz Al-Rantisi yang meraih IPK 3,89, disusul oleh Edi Firdaya Jhontanto dengan raihan IPK 3,88.          Sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi akademik yang tinggi, seluruh mahasiswa terbaik ini menerima map transkrip akademik yang diserahkan langsung oleh Dekan FEB UMM, serta piagam penghargaan dari Wakil Dekan II FEB UMM. Capaian indeks prestasi yang mendekati sempurna dari para lulusan ini menjadi bukti nyata dari kualitas akademik yang diterapkan oleh Prodi Manajemen UMM. Guna mencetak lulusan yang siap kerja dan relevan dengan kebutuhan industri modern, Prodi Manajemen UMM membekali mahasiswanya dengan empat konsentrasi penjurusan yang spesifik, yaitu: Manajemen Keuangan Manajemen SDM Manajemen Operasi Manajemen Pemasaran Tidak hanya teori di dalam kelas, mahasiswa juga ditempa melalui program unggulan Center of Excellence (CoE) yang bekerja sama langsung dengan dunia industri. Melalui CoE Tourism and Hospitality serta Supply Chain Management, mahasiswa dibentuk menjadi profesional yang matang dan siap langsung diserap oleh pasar kerja global bahkan sebelum mereka diwisuda. Mari Bergabung Bersama Keluarga Besar FEB UMM Keberhasilan Rizky Novitasari dan rekan-rekan di periode yudisium kali ini menjadi cerminan bagaimana lingkungan akademik di UMM dirancang untuk melejitkan potensi terbaik setiap mahasiswanya. Bagi Anda, generasi muda yang ingin merajut karier sukses di bidang bisnis dan manajemen, serta siap menjadi pemimpin masa depan, FEB UMM adalah wadah yang tepat. Pendaftaran Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Malang kini telah dibuka. Jangan lewatkan kesempatan untuk belajar dari para mentor terbaik, merasakan kurikulum berbasis industri, dan menjadi bagian dari komunitas kampus yang unggul. Yuk, segera daftarkan diri Anda dan mari tumbuh menjadi generasi berprestasi bersama Prodi Manajemen UMM! Informasi selengkapnya dapat diakses melalui laman resmi PMB UMM.

5 Skill Manajemen yang Wajib Dimiliki Mahasiswa di Era Digital

TIPS & EDUKASI. Memasuki era digital yang dinamis, mahasiswa tidak lagi hanya dituntut untuk berprestasi secara akademis, melainkan juga harus adaptif terhadap perubahan teknologi. Dunia kerja modern saat ini membutuhkan lulusan yang memiliki kombinasi kuat antara pemahaman teori yang mendalam serta keterampilan praktis yang relevan. Salah satu dosen Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) mengungkapkan bahwa untuk dapat bersaing di bursa kerja global, ada lima skill manajemen utama yang wajib dikuasai oleh mahasiswa saat ini: Kemampuan Analisis Data (Data Analytics): Di era big data, keputusan bisnis tidak lagi diambil berdasarkan intuisi semata, melainkan berbasis data. Mahasiswa harus mampu membaca tren data, menganalisis pasar, dan menerjemahkannya menjadi strategi bisnis yang solutif. Manajemen Waktu Digital (Digital Time Management): Menghadapi ekosistem kerja modern yang fleksibel seperti remote working atau hybrid, kemampuan mengelola produktivitas menggunakan bantuan tools digital (seperti Trello, Notion, atau Google Workspace) menjadi hal yang sangat krusial. Komunikasi Lintas Platform (Cross-Platform Communication): Menyampaikan ide atau melakukan negosiasi bisnis saat ini tidak hanya terjadi secara tatap muka, melainkan juga melalui berbagai media digital profesional, mulai dari email korporat, manajemen pesan instan, hingga presentasi virtual. Kepemimpinan Adaptif (Adaptive Leadership): Dunia bisnis bergerak sangat cepat. Mahasiswa perlu mengasah jiwa kepemimpinan yang fleksibel, terbuka terhadap inovasi teknologi, serta mampu mengarahkan tim di tengah situasi yang dinamis dan tidak menentu. Pemecahan Masalah yang Kompleks (Complex Problem Solving): Kemampuan untuk melihat masalah bisnis dari berbagai sudut pandang, mengidentifikasi akar penyebabnya, dan merumuskan solusi strategis yang efisien dan minim risiko. Menurut beliau, menguasai kelima aspek ini akan memberikan nilai tambah (value added) yang sangat signifikan bagi lulusan di mata para perekrut kerja korporasi maupun bagi mereka yang ingin merintis usaha sendiri. Kebutuhan akan keterampilan adaptif dan penguasaan teknologi ini pula yang melandasi komitmen Program Studi Manajemen UMM dalam menyusun kurikulum akademiknya. Guna memastikan mahasiswanya siap bersaing di industri, prodi ini menyediakan empat peminatan atau konsentrasi strategis yang didesain adaptif dengan tren masa kini, yaitu Manajemen Pemasaran, Manajemen Keuangan, Manajemen SDM, dan Manajemen Operasi. Melalui kurikulum yang terintegrasi serta dukungan program Center of Excellence (CoE) seperti Supply Chain Management dan Tourism and Hospitality, mahasiswa Manajemen UMM tidak hanya belajar teori di dalam kelas. Mereka langsung ditempa dengan studi kasus nyata di laboratorium dan terjun langsung ke industri melalui kelas profesional, guna mengasah skill-skill esensial tersebut sejak dini dari bangku kuliah.