Integrasi Gen-AI dalam Riset Akademik: Mengupas Strategi Penyusunan Skripsi yang Bijak dan Akuntabel

Transformasi digital di dunia pendidikan tinggi menuntut mahasiswa untuk adaptif namun tetap menjaga integritas akademik. Menjawab tantangan tersebut, sebuah sesi pendalaman literasi digital digelar di Aula GKB IV lantai 9 Universitas Muhammadiyah Malang (UMM). Kali ini, fokus diarahkan pada pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan melalui tema krusial: “Bijak Menggunakan AI dalam Penyusunan Skripsi.” Agenda akademik yang dihadiri oleh ratusan mahasiswa ini dirancang untuk memberikan sudut pandang baru mengenai bagaimana Generative AI (Gen-AI) dapat bertindak sebagai mitra diskusi, bukan pengganti peran berpikir kritis mahasiswa dalam menyelesaikan tugas akhir. Hadir sebagai pembicara utama, Ahmad Imamu Nuril Alam, S.Pd., MOS., MCE. Pria yang saat ini menjabat sebagai HR Manager di IBLU Academy tersebut membagikan perspektifnya yang kaya, bermodalkan pengalaman lebih dari 8 tahun di bidang manajemen SDM dan pelatihan digital. Sebagai praktisi yang mengantongi berbagai sertifikasi internasional termasuk Generative AI Foundations dan Microsoft Certified Educator (MCE) Ahmad Imamu menekankan bahwa AI adalah alat bantu produktivitas (productivity tools) yang luar biasa jika digunakan dengan bijak. “AI bisa membantu kita melakukan brainstorming, menstrukturkan kerangka berpikir, hingga mempercepat analisis data awal. Namun, fondasi skripsi yang berkualitas tetap ada pada metodologi yang benar, validitas data, dan analisis kritis dari peneliti itu sendiri,” ujarnya di hadapan peserta. Ia juga mendemonstrasikan bagaimana mengoptimalkan prompting yang tepat agar hasil dari AI tetap berada dalam koridor akademis yang dapat dipertanggungjawabkan, sekaligus menghindari jebakan plagiarisme. Materi literasi AI ini dirasa sangat relevan bagi para mahasiswa, khususnya di lingkungan Program Studi Manajemen. Seperti diketahui, Prodi Manajemen UMM membekali mahasiswanya dengan keahlian spesifik melalui 4 konsentrasi utama, yaitu: Manajemen Keuangan, Manajemen Pemasaran, Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM), Manajemen Operasional Dalam sesi diskusi, Ahmad Imamu mengulas bagaimana AI dapat diaplikasikan secara spesifik pada masing-masing konsentrasi. Misalnya, penggunaan AI untuk memetakan tren pasar pada konsentrasi Pemasaran, hingga analisis efisiensi kerja untuk konsentrasi SDM dan Operasional. Melalui pemaparan ini, diharapkan lulusan yang dihasilkan tidak hanya unggul dalam penguasaan teori manajemen, tetapi juga memiliki keterampilan digital (digital skills) tingkat lanjut yang siap bersaing di era industri yang digerakkan oleh data.