Program Studi Manajemen Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) kembali menorehkan prestasi membanggakan di kancah internasional. Sebanyak delapan mahasiswa angkatan 2024 dinyatakan lolos seleksi dan siap diberangkatkan dalam program KKN Internasional Berdampak. Prestasi membanggakan ini diraih oleh Miftahul Ilmi, Nasywa Maharani, Umar Maulana, Adela Nur Islami, Mellisa Nawa Putri, Holifah, Anggie Surya Fatillah, dan Salsabil Widhie Amalia.

Segenap civitas akademika Prodi Manajemen mengucapkan selamat dan sukses atas pencapaian luar biasa ini. Keberhasilan mereka menjadi bukti nyata bahwa mahasiswa UMM mampu bersaing dan siap berkontribusi bagi masyarakat global.
Program KKN Internasional Berdampak ini bukan sekadar pengabdian biasa. Didasari oleh visi UMM for Global Society, universitas berkomitmen memperluas kontribusi sosialnya ke tingkat internasional, khususnya di wilayah ASEAN seperti Malaysia dan Thailand.
Beberapa fokus utama dalam program ini meliputi:
- Pendidikan Anak PMI: Mahasiswa hadir sebagai pelita pendidikan bagi anak-anak Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri yang kekurangan akses pendidikan terstruktur. Mereka akan memberikan pengajaran interaktif sekaligus mengenalkan kebudayaan Indonesia.
- Luaran Akademik Berkelanjutan: Berbeda dengan KKN reguler, program ini menuntut mahasiswa menghasilkan luaran konkret berbasis riset fenomena sosial di lapangan, seperti publikasi artikel ilmiah hingga pengajuan Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
- Wawasan Global: Program ini dirancang untuk mengasah empati lintas budaya, kepemimpinan, dan kemampuan adaptasi internasional mahasiswa sebagai bekal di dunia kerja global.
Keberangkatan delapan mahasiswa ini bukan sekadar aksi sosial tanpa arah. Di Prodi Manajemen UMM, mahasiswa dibekali keahlian spesifik melalui 4 konsentrasi utama. Menariknya, seluruh ilmu dari konsentrasi tersebut sangat relevan dan akan diimplementasikan secara nyata di lapangan selama KKN Internasional berlangsung:
- Manajemen Sumber Daya Manusia (SDM): Sangat krusial dalam misi mengatasi krisis pendidikan anak PMI. Mahasiswa konsentrasi SDM dapat menerapkan ilmu pengembangan kompetensi, metode pengajaran interaktif, dan pengelolaan psikologi kelompok untuk meningkatkan kualitas belajar anak-anak di sana.
- Manajemen Pemasaran: Relevan dengan misi mengenalkan kebudayaan Indonesia di kancah ASEAN serta mengomunikasikan program pengabdian agar berdampak luas. Selain itu, mereka dapat membantu memetakan potensi atau mendampingi strategi pengenalan produk lokal komunitas mitra ke pasar yang lebih luas.
- Manajemen Operasional: Berperan penting dalam merancang efisiensi program di lapangan. Mulai dari manajemen logistik bantuan, pengaturan jadwal mengajar yang efektif, hingga memastikan alur kerja pengabdian berjalan terstruktur dan tepat sasaran.
- Manajemen Keuangan: Ilmu tata kelola keuangan sangat dibutuhkan dalam menyusun anggaran program pengabdian yang akuntabel dan efisien, serta memberikan edukasi literasi keuangan dasar kepada komunitas PMI di luar negeri.
Integrasi ini membuktikan bahwa KKN Internasional Berdampak adalah laboratorium hidup (living laboratory). Di sini, teori dari ke-4 konsentrasi Manajemen tidak lagi sekadar coretan di buku kuliah, melainkan bertransformasi menjadi solusi nyata untuk masalah sosial global.
Kuliah di UMM: Lebih dari Sekadar Belajar di Kelas
Keberhasilan kedelapan mahasiswa ini menjadi bukti otentik bahwa kuliah di Prodi Manajemen maupun UMM pada umumnya tidak melulu soal duduk di bangku kelas dan mendengarkan dosen.
UMM membuka peluang selebar-lebarnya bagi seluruh mahasiswa untuk mengeksplorasi dunia luar melalui berbagai kegiatan ilmiah, riset, dan pengabdian masyarakat di skala internasional. Kampus berkomitmen melahirkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga adaptif dan berdampak nyata bagi dunia.
Selamat mengabdi di kancah dunia, srikandi dan kesatria Jas Merah Kampus Putih! Bawa perubahan dan pulang dengan kebanggaan.