Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB-UMM) terus memperluas jejaring dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Hari ini, Sabtu (18/4/2026), giliran kelas Center of Excellence (CoE) Supply Chain Management (SCM) yang menggelar sesi pendalaman materi bersama praktisi ahli.

Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Manajemen FEB-UMM ini menghadirkan Wahyu Budi Priyanto, SE., MM., yang merupakan Manajer HRD dari PT Berkat Ganda. Kehadiran PT Berkat Ganda sebagai mitra industri memberikan perspektif baru bagi mahasiswa, khususnya dari sisi manajemen sumber daya manusia dalam ekosistem rantai pasok.

Dalam pemaparannya, Wahyu Budi Priyanto menekankan bahwa industri SCM saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya menguasai alur logistik, tetapi juga memiliki etos kerja dan kemampuan manajerial yang tangguh. Sebagai perwakilan DUDI, beliau membedah kriteria karyawan yang dicari oleh perusahaan logistik besar di masa depan.

“Supply chain adalah tulang punggung perusahaan. Melalui program CoE ini, kami ingin memastikan mahasiswa Manajemen UMM memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga saat lulus nanti, mereka sudah siap pakai,” ujar Wahyu di hadapan para mahasiswa.

   

Program CoE di Prodi Manajemen UMM kini semakin berwarna dengan adanya dua fokus utama. Jika sebelumnya kegiatan banyak menyoroti kelas Tourism and Hospitality, hari ini kelas Supply Chain Management (SCM) membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mahir dalam mengelola efisiensi distribusi dan operasional perusahaan.

Sinergi antara akademisi dan praktisi seperti Wahyu Budi Priyanto diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai tantangan di lapangan, mulai dari manajemen pergudangan hingga distribusi skala nasional yang dilakukan oleh PT Berkat Ganda.

Ketua Program Studi Manajemen menyampaikan bahwa kehadiran pemateri dari level manajerial HRD sangat krusial. Hal ini agar mahasiswa memahami tidak hanya aspek teknis SCM, tetapi juga aspek profesionalisme dan soft skills yang dibutuhkan untuk menembus perusahaan-perusahaan terkemuka.

Kegiatan hari ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif di mana mahasiswa berkesempatan melakukan simulasi rekrutmen dan tanya jawab seputar dunia kerja di sektor logistik.