Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB-UMM) kembali membuktikan komitmennya dalam menghadirkan ekosistem belajar yang dekat dengan dunia industri. Pada Sabtu (16/5/2026), bertempat di ruang perkuliahan Manajemen FEB, dilaksanakan kuliah praktisi dalam rangkaian program Center of Excellence (CoE) Supply Chain Management (SCM).
Kuliah industri kali ini terasa spesial karena menghadirkan pakar dari sektor manajemen kesehatan, yakni Apt. Mustikawati, S.Si., M.Farm. Beliau menjabat sebagai Medical Supporting Section Manager di RS Sakinah Mojokerto. Kehadiran perwakilan dari Rumah Sakit Sakinah ini merupakan pertemuan pertama dari dua sesi yang telah dijadwalkan secara sistematis untuk membedah seluk-beluk rantai pasok di dunia medis.
Dalam pemaparannya, Apt. Mustikawati menekankan bahwa penerapan Supply Chain Management di rumah sakit memiliki tantangan dan tingkat ketelitian yang sangat tinggi. Efisiensi distribusi obat-obatan, alat kesehatan, hingga pengelolaan stok logistik medis sangat menentukan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Di industri kesehatan, manajemen rantai pasok bukan hanya soal penghematan biaya, tetapi soal ketepatan waktu yang berkaitan dengan keselamatan pasien. Kami sangat mengapresiasi Prodi Manajemen UMM yang memberikan perhatian besar pada sektor ini melalui kelas CoE,” jelas Mustikawati di hadapan para mahasiswa.

Langkah Prodi Manajemen FEB-UMM menghadirkan praktisi dari berbagai sektor, mulai dari logistik umum hingga kesehatan, merupakan upaya nyata agar mahasiswa memiliki profil lulusan yang kompetitif. Saat ini, Prodi Manajemen UMM tidak hanya fokus pada kurikulum reguler yang kuat di kelas, tetapi juga menawarkan dua program unggulan spesialisasi melalui jalur CoE, yaitu:
- CoE Supply Chain Management (SCM): Dirancang untuk mencetak ahli logistik dan operasional yang mampu bekerja lintas industri.
- CoE Tourism and Hospitality: Fokus pada mencetak profesional dan pengusaha di sektor pariwisata serta perhotelan internasional.
Integrasi antara teori akademik dan pengalaman langsung dari Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI) seperti RS Sakinah Mojokerto ini membuat proses belajar di Manajemen UMM terasa lebih relevan dan dinamis. Mahasiswa diajak untuk tidak sekadar memahami konsep di buku, tetapi mampu memecahkan masalah nyata yang terjadi di lapangan.
Kegiatan hari ini merupakan awal dari kolaborasi intensif bersama RS Sakinah Mojokerto. Melalui skema dua kali pertemuan yang terjadwal, mahasiswa diharapkan mendapatkan pemahaman yang utuh, mulai dari sisi manajerial hingga teknis operasional medical supporting yang profesional.
Dengan berbagai inovasi program seperti CoE ini, Program Studi Manajemen FEB-UMM terus memantapkan posisinya sebagai pilihan utama bagi calon mahasiswa yang ingin berkarier cemerlang dan siap langsung terjun ke dunia kerja dengan bekal sertifikat kompetensi industri yang diakui.