Sabtu, 4 Januari 2025 tercatat sebagai agenda kegiatan forum ilmiah perdana Fakultas Ekonomi dan Bisnis – UMM di Tahun 2025, yakni dengan deselenggarakannya kegiatan Colloquium FEB UMM “Strategi Transformasi UKM: Inovasi, Literasi Digital dan Kepemimpinan Visioner”. Menjadi catatan sejarah pula bagi Program Studi Manajemen FEB – UMM yang dapat memperkenalkan 4 (empat) Doktor baru dari lingkungan Prodi Manajemen karena telah menyelesaikan studi S3 yang kesemuanya dari Universitas Negeri Malang. Keempat doktor tersebut adalah: Dr. Uci Yuliati, M.M., Dr. Erna Retna R., M.M., Dr. Dewi Nurjannah, M.M. serta Dr. Titiek Ambarwati, M.M., keempatnya merupakan doktor senior yang telah lama mengabdi di Prodi Manajemen FEB-UMM.

Bertempat di Aula Basement Dome UMM, kegiatan yang dimulai pada pukul 08.00 WIB ini berlangsung dalam 2 sesi yang selain menampilkan keempat doktor tersebut juga mengundang tamu luar sebagai pembanding.
Dr. Uci Yuliati, M.M. dan Dr. Titiek Ambarwati, M.M., tampil pada sesi pertama dengan pembanding Althaf Guhar El Naqvi, M.M., yang merupakan Human Resource dan Innovation Facilitator PT Astra Internasional Tbk. Kegiatan dipandu oleh Dr. Rizki Febriani S.E., M.M. sebagai moderator kegiatan sesi pertama.
Pentingnya inovasi dan literasi digital bagi UKM di era modern. “UKM harus mampu memanfaatkan teknologi untuk mengembangkan bisnis. Dalam hal ini adalah inovasi yang relevan dengan kebutuhan pasar serta penguasaan literasi digital. Dengan begitu pertumbuhan UKM di era modern akan lebih masif,” tegasnya Dr. Uci Yuliati, M.M. dalam pemaparannya.
Uci juga menyoroti peran vital dunia akademik dalam memberikan arahan dan pelatihan, serta pemerintah dalam menyiapkan program yang relevan untuk mendukung pertumbuhan UKM. Menurutnya, sinergi kedua pihak ini menjadi krusial agar UKM dapat bergerak lincah dan adaptif di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Sementara itu dalam pemaparannya, Dr. Titiek Ambarwati, M.M., menekankan pentingnya perubahan mindset di kalangan pemilik usaha. “Inovasi dan program saja tidak cukup, akan tetapi juga harus mampu mengelola dan menciptakan sumber daya manusia yang cakap untuk mendukung inovasi yang berkelanjutan,”. Menurutnya, pemilik UKM harus didorong untuk berani menghadapi tantangan dan melihat setiap masalah sebagai anak tangga untuk tumbuh dan berkembang.
Althaf Gauhar El Naqvi menyampaikan dalam kesempatannya tentang ketegasan kepemipinan yang menjadisalah satu kunci percepatan pertumbuhan UKM. “Generasi muda perlu dibekali dengan pendidikan yang mendorong kreativitas agar mampu menjadi pelaku bisnis yang inovatif. Tanpa kreativitas dan keberanian, sulit bagi UKM untuk bertahan di era digital ini,”. Pemimpin UKM, harus memiliki visi yang jelas dan kemampuan untuk menginspirasi timnya agar dapat bersama mengarungi berbagai tantangan di masa depan, urai Althaf yang menjadi pelengkap sharing keilmuan pada sesi pertama kegiatan ilmiah tersebut.