Haru dan Bangga! Berbekal Restu Kedua Orang Tua, Nabhila Sukses Tembus Sidang Skripsi 3,5 Tahun di Prodi Manajemen

Suasana tegang bercampur haru menyelimuti serambi ruang ujian Program Studi (Prodi) Manajemen pada Sabtu (18/04/2026). Di tengah hiruk-pikuk puluhan mahasiswa yang sedang menanti giliran sidang skripsi, sebuah momen syahdu mencuri perhatian. Sesaat sebelum melangkah masuk ke ruang penentuan, Nabhila Yana Puspitasari tampak menepi untuk melakukan panggilan telepon. Dengan mata berkaca-kaca, ia memohon doa restu kepada ibundanya agar diberikan kemudahan dalam menghadapi para penguji. Pemandangan ini menjadi cerminan nyata dari nilai-nilai luhur yang ditanamkan di lingkungan Prodi Manajemen. Mahasiswa tidak hanya ditempa menjadi insan akademis yang cerdas secara intelektual, tetapi juga memiliki religiositas dan adab yang tinggi. Menyadari bahwa ridha Tuhan bergantung pada ridha orang tua, Nabhila memastikan dirinya mengantongi restu tersebut sebelum bertempur di ruang sidang. Momen haru itu mencapai puncaknya ketika kedua orang tuanya,memberikan kejutan manis di luar dugaan. Tanpa sepengetahuan Nabhila, ibundanya rela menempuh perjalanan jauh dari Pasuruan menuju ke Kampus UMM tercinta Kota Malang demi memberikan pelukan dan dukungan langsung usai putrinya menyelesaikan ujian. “Semangat ya nak, Semoga Allah SWT memberikan kemudahan dan kelancaran, Ayah sama Bunda percaya anak Bunda pasti bisa, Bismillahirrohmanirrohiem” demikian sepenggal do’a dari kedua orang tuanya. Gadis kelahiran Pasuruan, Desember 2003, yang juga merupakan alumni SMA Negeri 1 Pasuruan ini adalah bukti nyata perpaduan antara karakter mulia dan prestasi akademik yang gemilang. Putri dari pasangan Bapak Joko Sugianto dan Ibu Ernawati ini merupakan mahasiswa angkatan 2022 yang berhasil membuktikan kemampuannya menyelesaikan studi hanya dalam waktu 3,5 tahun. Di hadapan dewan penguji yang terdiri dari Drs. Warsono, M.M. dan Kenny Roz, S.Kom., M.M., Nabhila mempresentasikan hasil penelitiannya dengan sangat meyakinkan. Skripsinya yang berjudul “Pengaruh Persediaan Bahan Baku dan Proses Produksi terhadap Kualitas Produk pada Pabrik Pengolahan Minyak Kayu Putih Perum Perhutani di Jawa Timur” berhasil diselesaikan dengan bimbingan dan arahan dari dosen pembimbing Dr. Fien Zulfikarijah, M.M. dan Viajeng Purnama Putri, S.E., M.M. Rangkaian Sidang Menuju Wisuda Periode 2 Tahun 2026 Sidang yang dijalani Nabhila merupakan bagian dari rangkaian gelombang ujian skripsi di Prodi Manajemen untuk persiapan peserta wisuda Periode 2 Tahun 2026. Tercatat, pada gelombang ujian tanggal 11 April 2026, sebanyak 41 mahasiswa telah dinyatakan lulus. Disusul pada ujian tanggal 18 April 2026, sebanyak 39 mahasiswa (termasuk Nabhila) juga berhasil lulus 100% dan berhak menyandang gelar Sarjana Manajemen (S.M.). Prestasi yang diraih Nabhila bukanlah sebuah kebetulan. Ia merupakan satu dari 59 mahasiswa angkatan 2022 yang kini tengah dan telah sukses menghadapi sidang skripsi di semester ke-7. Fakta ini menegaskan komitmen kuat Prodi Manajemen dalam mendukung program unggulan UMM Pasti, yakni: Pasti lulus tepat waktu (3,5 hingga 4 tahun), Pasti Mandiri, dan Pasti Bekerja. Melalui sistem pendampingan akademik yang terstruktur, dosen pembimbing yang kompeten, serta kurikulum yang responsif terhadap kebutuhan industri, Prodi Manajemen UMM membuka jalan selebar-lebarnya bagi setiap mahasiswa untuk meraih gelar sarjana dengan cepat tanpa mengorbankan kualitas karya ilmiah maupun kualitas karakter lulusannya. Kisah Nabhila Yana Puspitasari menjadi inspirasi bagi mahasiswa lainnya. Bahwa dengan ketekunan, dukungan ekosistem kampus yang ideal, serta doa restu dari orang tua, lulus tepat waktu dengan predikat membanggakan adalah sebuah keniscayaan di Prodi Manajemen.
Perkuat Kompetensi Logistik, CoE SCM Manajemen UMM Hadirkan Manajer HRD PT Berkat Ganda

Program Studi Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Muhammadiyah Malang (FEB-UMM) terus memperluas jejaring dengan Dunia Usaha dan Dunia Industri (DUDI). Hari ini, Sabtu (18/4/2026), giliran kelas Center of Excellence (CoE) Supply Chain Management (SCM) yang menggelar sesi pendalaman materi bersama praktisi ahli. Kegiatan yang berlangsung di Laboratorium Manajemen FEB-UMM ini menghadirkan Wahyu Budi Priyanto, SE., MM., yang merupakan Manajer HRD dari PT Berkat Ganda. Kehadiran PT Berkat Ganda sebagai mitra industri memberikan perspektif baru bagi mahasiswa, khususnya dari sisi manajemen sumber daya manusia dalam ekosistem rantai pasok. Dalam pemaparannya, Wahyu Budi Priyanto menekankan bahwa industri SCM saat ini membutuhkan talenta yang tidak hanya menguasai alur logistik, tetapi juga memiliki etos kerja dan kemampuan manajerial yang tangguh. Sebagai perwakilan DUDI, beliau membedah kriteria karyawan yang dicari oleh perusahaan logistik besar di masa depan. “Supply chain adalah tulang punggung perusahaan. Melalui program CoE ini, kami ingin memastikan mahasiswa Manajemen UMM memiliki kompetensi yang relevan dengan kebutuhan industri, sehingga saat lulus nanti, mereka sudah siap pakai,” ujar Wahyu di hadapan para mahasiswa. Program CoE di Prodi Manajemen UMM kini semakin berwarna dengan adanya dua fokus utama. Jika sebelumnya kegiatan banyak menyoroti kelas Tourism and Hospitality, hari ini kelas Supply Chain Management (SCM) membuktikan komitmennya dalam mencetak lulusan yang mahir dalam mengelola efisiensi distribusi dan operasional perusahaan. Sinergi antara akademisi dan praktisi seperti Wahyu Budi Priyanto diharapkan mampu memberikan gambaran nyata mengenai tantangan di lapangan, mulai dari manajemen pergudangan hingga distribusi skala nasional yang dilakukan oleh PT Berkat Ganda. Ketua Program Studi Manajemen menyampaikan bahwa kehadiran pemateri dari level manajerial HRD sangat krusial. Hal ini agar mahasiswa memahami tidak hanya aspek teknis SCM, tetapi juga aspek profesionalisme dan soft skills yang dibutuhkan untuk menembus perusahaan-perusahaan terkemuka. Kegiatan hari ini ditutup dengan sesi diskusi interaktif di mana mahasiswa berkesempatan melakukan simulasi rekrutmen dan tanya jawab seputar dunia kerja di sektor logistik.